- Analisis
- Tinjauan pasar
Ekuitas global mengikuti kemunduran pasar AS - 11.10.2018
Dow mencatat penurunan harian terburuk dalam 8 bulan
Ekuitas AS mundur pada hari Rabu karena imbal hasil Treasury tetap pada level yang tinggi. S&P 500 turun 3,3% menjadi 2785,68 dipimpin oleh saham teknologi. Rata-rata industri Dow Jones turun 3,2% menjadi 25589,74. Indeks komposit Nasdaq turun 4,1% mnejadi 7422,05. Pelemahan dolar dipercepat meskipun laporan harga grosir yang diukur oleh indeks harga produsen naik lebih cepat pada bulan September dibandingkan bulan sebelumnya: indeks dolar langsung data menunjukkan indeks ICE Dolar AS, ukuran kekuatan dolar terhadap sekelompok enam mata uang saingan, turun 0,24% menjadi 95,455 dan lebih rendah saat ini. Kontrak pada indeks saham menunjukkan pembukaan yang lebih rendah hari ini.

CAC 40 terbuka lebih rendah dari indeks Eropa lainnya
Saham Eropa melanjutkan penurunan pada hari Rabu sebagai aksi jual di pasar AS, menambah kekhawatiran tentang defisit anggaran belanja Italia dan meningkatnya imbal hasil obligasi. EUR/USD mengikuti GBP/USD meningkat. Mata uang EUR sedang naik saat ini terhadap dolar sementara Pound lebih rendah. Stoxx Europe 600 turun 1,6%. Pasar Jerman ditutup untuk liburan. Di Jerman DAX 30 turun 2,2% menjadi 11712,50. Di Prancis CAC 40 turun 1,1% dan di Inggris, FTSE 100 kehilangan 1,3% menjadi 7145,74. Pasar dibuka 1,4% - 1,7% lebih rendah hari ini.
Shanghai Composite memimpin kerugian indeks Asia
Indeks saham Asia semua merah setelah jatuh di Wall Street semalam. Nikkei jatuh 3,9% menjadi 22890,86 karena yen terus menguat terhadap dolar. Saham China jatuh: Indeks Komposit Shanghai turun 5,2% dan di Hong Kong, Indeks Hang Seng 3,2% lebih rendah. Indeks Australia’s All Ordinaries jatuh 2,7% karena dolar Australia berbalik lebih tinggi terhadap greenback.
Brent turun
Harga Future Brent memperpanjang kerugian hari ini didukung oleh kekhawatiran pengetatan pasokan karena sanksi AS dikenakan kembali pada Iran pada November. Harga jatuh saat Topan Michael hampiri Florida. Kemarin American Petroleum Institute melaporkan bahwa persediaan minyak mentah AS naik 9,7 juta barel pekan lalu. Harga jatuh: Desember Minyak mentah Brent turun 2,3% menjadi $83,09 per barel pada hari Rabu. Hari ini pukul 16:30 CET Administrasi Informasi Energi akan merilis Inventaris Minyak Mentah AS.
INSTRUMENT_TRADING_NEWS

META Lost $119 Billion in a Day
Structural bearish pressure is building up; two verdicts confirm the product defect legal theory and now we have a replicable...

Bitcoin at $67K: Key Levels, Technicals and What's Driving the Price
Bitcoin is in a later stage of post-halving cycle, meaning prices peak and start pulling back. Big institutional buyers are...

Meta Analysis: Not Addiction
The lawsuit against Meta in California is a battle over semantics, design, and liability. Inside the company, employees have...

From ChatGPT to the Department of War
This situation is a classic example of corporate chess. By early 2026, OpenAI was in trouble. They were spending $17 billion...

NVIDIA $117 Billion Trap
Behind Nvidia record breaking revenue there is a catastrophic threat. There is a dangerous dependence on the supply chain...

Private Market in 2026: Blue Owl Capital
In the past few months Blue Owl Capital stock prices fell impressively - 40%. Blue Owl is dealing with big issues - they...
Explore our
Trading Conditions
- Spreads from 0.0 pip
- 30,000+ Trading Instruments
- Stop Out Level - Only 10%
Ready to Trade?
Open AccountLihat juga






