fbIndikator tren | IFCM Indonesia
ID

Indikator tren

Salah satu alat utama trader dalam analisis teknis adalah indikator trend. Perangkat indikator tersebut akibat inersianya sering digunakan untuk menunjukkan arah pergerakan harga pada waktu pasar tren. Walaupun indikator berjenis tren merupakan indikator lagging, yaitu, menunjukkan arah tren pada masa lalu atau masa kini. Berkat indikator tren Anda dapat menghindari banyak sinyal palsu dan memprediksi tren baru.

  • ADX Indikator – Indeks Arah Rata-rata

    ADX merupakan indikator yang kompleks, yang dihasilkan dari perhitungan Plus Directional Indicator (+ DI - garis hijau) dan Minus Directional Indicator (-DI - garis merah), tapi semua dari itu dapat digunakan untuk analisis tren.

  • Indikator Moving Average - Rata-rata Pergerakan

    Umumnya, kurva analisis rata-rata pergerakan meliputi prinsip-prinsip berikut ini:

  • Indikator OsMa - Rata-rata Pergerakan Oscillator

    {{css|/css/front/market_groups.css}}

    Moving Average of Oscillator (Indikator OsMa) adalah alat analisis teknis yang mencerminkan perbedaan antara oscillator (MACD) dan rata-rata pergerakannya (garis sinyal).
    Konfirmasikan teorinya
    Buka Demo dan dapatkan materi edukasi dan dukungan online dalam bahasa Anda

    Cara Menggunakan Indikator OsMa

    Titik ekstrem:

    • OsMA beralih dari turun ke naik pada area ekstrem yang mungkin merupakan tanda pembalikan bullish;
    • OsMA beralih dari naik ke turun yang mungkin berarti tanda pembalikan bearish.

    Bersilangan dengan sumbu nol:

    • OsMA naik di atas nol (sehubungan dengan persilangan MACD dari atas garis sinyalnya) menghasilkan sinyal...

  • Parabolic SAR – Indikator Parabolik

    Saat menggunakan inikator, kita harus mempertimbangkan posisinya terhadap grafik harga serta faktor akselerasi beserta tren. Meskipun menjadi alat analisis terkenal, ini mempuyai batasan dan dapat memberikan sinyal pada kondisi pasar yang sering berubah.

Test your knowledge before trading

12 simple questions that will help you .....